MTs N 2 Mabar (Kemenag) – Dalam rangka menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Manggarai Barat (Mabar) resmi menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan yang mengusung tema inovatif “Deep Learning Berbasis Cinta dan Ekoteologis” ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (16/7/2026) hingga Sabtu (18/7/2026).
Menariknya, lokakarya ini tidak hanya diikuti oleh tenaga pendidik internal internal MTsN 2 Mabar. Pihak panitia juga turut mengundang perwakilan guru dari berbagai Madrasah Tsanawiyah (MTs) lain di wilayah sekitar yang berkesempatan hadir untuk berkolaborasi dan berbagi praktik baik.
Kepala MTsN 2 Manggarai Barat Sarif, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk membekali para guru dengan metode pembelajaran mendalam (deep learning) yang menyentuh hati peserta didik (berbasis cinta) serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup (ekoteologis).
“Kurikulum Merdeka menuntut kita untuk kreatif. Melalui pendekatan deep learning berbasis cinta, kita ingin proses belajar di kelas terasa menyenangkan dan bermakna. Sementara unsur ekoteologis disisipkan agar generasi madrasah kita tumbuh menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga cinta dan bertanggung jawab menjaga kelestarian alam ciptaan Tuhan,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Selama tiga hari ke depan, para peserta akan disuguhkan berbagai materi strategis, mulai dari penyusunan Modul Ajar, perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5RA), hingga teknik asesmen yang kontekstual.
Kehadiran utusan dari MTs lain pun diharapkan mampu membangun jejaring komunikasi antarguru madrasah di Manggarai Barat, sehingga mutu pendidikan Islam secara regional dapat meningkat secara merata dan serempak menyongsong tahun ajaran baru.
Eksplorasi konten lain dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Manggarai Barat
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
