MTsN 2 Mabar (Kemenag) — Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. melakukan kunjungan kerja ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi madrasah pascagempa sekaligus memastikan proses pembelajaran bagi para siswa tetap berjalan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama RI didampingi rombongan dan turut didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Kariyanto, S.Ag., M.Si.
Kedatangan Menteri Agama disambut oleh Kepala MTsN 2 Manggarai Barat, Sarif, S.Pd., bersama jajaran guru, tenaga kependidikan, serta para siswa.
Salah satu agenda utama kunjungan Menteri Agama adalah meninjau secara langsung kondisi bangunan MTsN 2 Manggarai Barat yang terdampak gempa.Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas madrasah. Tercatat 7 gedung/ruangan kelas, 1 ruang UKS, dan 1 ruang guru mengalami dampak sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.
Menteri Agama bersama rombongan melihat langsung kondisi bangunan serta menerima penjelasan dari pihak madrasah mengenai keadaan sarana dan prasarana pendidikan pascabencana.
Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan kondisi fasilitas pendidikan dapat segera mendapatkan penanganan, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan siswa, guru, serta seluruh warga madrasah.
Tidak hanya meninjau bangunan yang terdampak, Menteri Agama juga melihat secara langsung kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di tenda belajar.
Tenda belajar tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan proses pendidikan pascagempa. Di tengah keterbatasan akibat kondisi bangunan yang terdampak, para siswa tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan penuh semangat. Para guru juga terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik agar proses belajar mengajar tidak terhenti.
Kehadiran Menteri Agama di tengah-tengah para siswa menjadi bentuk perhatian pemerintah sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh keluarga besar MTsN 2 Manggarai Barat untuk terus bangkit dan melanjutkan proses pendidikan.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Agama RI juga menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada 100 siswa-siswi MTsN 2 Manggarai Barat yang kurang mampu dan yatim piatu.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. kepada para siswa penerima.
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap peserta didik yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam menghadapi kondisi pascabencana. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban siswa dan keluarga sekaligus memberikan semangat kepada mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Para siswa menyambut dengan penuh antusias kehadiran Menteri Agama beserta rombongan. Momen tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta didik MTsN 2 Manggarai Barat.
Kepala MTsN 2 Manggarai Barat, Sarif, S.Pd., bersama seluruh jajaran madrasah terus berkomitmen menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar meskipun harus dilaksanakan dalam kondisi darurat.
Kunjungan Menteri Agama diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap pemulihan sarana dan prasarana MTsN 2 Manggarai Barat sehingga para siswa dapat kembali belajar dalam lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak.
Bagi keluarga besar MTsN 2 Manggarai Barat, kunjungan tersebut menjadi penyemangat untuk terus bangkit. Gempa mungkin telah memberikan dampak terhadap bangunan madrasah, tetapi tidak mematahkan semangat para siswa dan guru untuk terus belajar dan mengabdi bagi pendidikan.
Pendidikan tidak boleh berhenti. Dari tenda belajar, semangat untuk bangkit terus menyala.
Eksplorasi konten lain dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Manggarai Barat
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
